Bab
I
Konfigurasi
virtualbox dan Instalasi Mikrotik
1. Instal
virtual box.
2. Klik
file-preference-default machine folder sebaiknya dipindah di tempat yang lebih
aman yaitu di D, kemudian buatkan folder bernama Virtual Machine.
3. klik
update, change update dihilangkan dengan cara klik kotak centangnya.
4. Language,
kalau tidak paham bahasa inggris bisa diganti bahasa indonesia.
5. Network,
apabila Lan Card virtualbox belum ada maka bisa dibuatkan dengan cara klik
tambah di sebelah kanan. Sebelumnya kita bisa lihat di network and internet
dengan cara klik kanan ikon wifi yang ada di bawah, kemudian klik open network
and sharing center kemudian klik change adapter setting.
6. PastikanVirtual
Host-Only Ethernet Adapter ada karena kita mau belajar jaringan.
7. Extensions,
wajib diinstal. Buka folder penyimpanan, double klik oracle VM Virtualbox
Extensions, klik install-I agree-tunggu sampai selesai diinstall-Ok.
Konfigurasi virtual box sudah selesai.
8. Langkah
selanjutnya adalah membuat image untuk instalasi mikrotik. Klik New-Next. Pada
kotak name ketik saja Mikrotik 5.18 atau sesuai versi yang akan digunakan.
Operating system diganti other, version juga diganti other, unknown. Kemudian
klik next.
9. Untuk
memory, 64 MB itu sudah memadai untuk mikrotik. Mau ditambah ataupun tidak,
tidak masalah. Next
10. Create
New Harddisk-Next
11. Pilih
VMDK ( Virtual Machine Disk ), supaya ketika nanti menggunakan Vmware bisa
digunakan. Next
12. Pilih
dynamical alocated, kemudian Next.
13. Pilih
lokasi penyimpanan, masukkan sesuai folder tadi. Harddisk dibuatkan, misalnya
160 GB, itu tidak akan mempengaruhi karena tadi menggunakan dynamic. Next
14. Kemudian
create, kemudian buka folder penyimpanan yang tadi dan muncullah file dengan
ekstensi .vmdk . kapasitas filenya hanya 20 MB padahal tadi kita buat 160 GB
15. Install
mikrotik. Perlu diketahui, untuk mikrotik membutuhkan lebih dari satu LAN card,
sedangkan yang tadi hanya ada 1 LAN card. Kemudian Local Area Network dan
Bluetooth Area Network didisable saja. Kemudia buatkan Access Point dari
wireless yang ada. Untuk access point perlu dijalankan lewat DOS, klik All
program-Accessories-klik kanan Command Prompt-pilih Run as administrator.
16. Kemudian
ketikkan perintah, netsh vlan set hostednetwork node -allow ssid- (silahkan
ketikkan ssid dan passwordnya minimal 8), kurang dari 8 tidak akan boleh. Misalnya
“SOHIBUNA.blogspot.com” key”12332244 keyUsage”persistent . kemudian enter
17. Virtualbox
baru sudah terbuat, tapi tidak perlu dijalankan terlebih dahulu karena semuanya
juga belum jalan. Minimize command prompt
18. Mikrotik
pada Virtualbox diklik, setting tunggu sebentar, system-floppynya dihilangkan
saja.
19. Storage,
klik empthy kemudian kita tambahkan mikrotik ISOnya dari folder penyimpanan.
20. Klik
setting-storage-klik empthy-klik icon kecil di sebelah kanan- klik choose
virtual CD/DVD disk file-pilih dari folder penyimpanan-pilih mikrotik.iso-open.
21. Untuk
lebih real, buat 2 atau 3 LAN Card untuk lebih mempermudah belajar jaringan.
Klik Network, adapter 1 dihubungkan dengan Wirelees Network Connection yang ada
di control panel dengan cara klik attached to- bridged adapter. Kemudian Name
nya pilih attheros Wireless Network Connection. Untuk adapter 2 dihubungkan ke
Wireless Network Connection 2, dengan cara klik enable Network adapter kemudian
pilih bridged adapter, Kemudian Name nya pilih microsoft virtual wifi minipod
adapter. Kemudian untuk adapter 3 ini untu uji coba semisal kita menginstall
windows XP di virtualbox. Untuk adapter 3 klik enable network adapter kemudian
pilih host only adapter. Perlu diingat, adapter 1 ke LAN Card yang
sesungguhnya, adapter 2 ke access point, kemudian adapter 3 ke uji coba windows
XP nya. OK
22. Install
mikrotiknya. Klik start – do not show this message again dicentang saja. Untuk
instalasi sangat mudah sekali, tekan tombol a untuk menginstall semuanya, m
untuk system saja, q untuk cancel atau reboot, spasi untuk memilih satu per
satu. Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang bisa dipelajari lebih baik
diinstal semuanya saja. Tekan tombol a kemudian tekan tombol i. Apakah
konfigurasi lama akan disimpan silahkan pilih yes atau no. Untuk kali ini pilih
no dengan menekan tombol n karena akan diformat bersih. Dilanjutkan yes,
continue y. Dibuat partisi tunggu sejenak, diformat harddisknya. Sambil
menunggu instalasi, aktifkan access pointnya fungsinya kalau tidak diaktifkan
nanti ada aplikasi yang digunakan untuk me-remove mikrotik itu tidak akan
jalan. Ketika sudah selesai instalasi, tekan enter. Setelah itu close dari
penginstalan.
23. Klik
setting – storage – mikrotik.iso dihilangkan dengan pilih remove attachment –
remove. OK
24. Klik
start – kemudian close. Mikrotik sudah jalan, kemudian yes .
25. Untuk
login mikrotik, ketik admin, password dikosongi saja kemudian enter. Instalasi
tadi hanya bisa dipakai selama 24 jam. Klik enter to continue.
26. Buka
winbox dari folder penyimpanan, klik titik titik disebelah kanan connect to,
sudah muncul mikrotiknya, seharusnya belum muncul karena wireless network
connection 2 belum dijalankan, tapi mungkin karena sudah dibuatkan makanya
sudah ada. Klik run – netsh wlan starthostednetwork – OK. Kemudian wireless
network connection 2 sudah enabled. Perlu diingat, kalau ada yang terhubung
menggunakan access point tersebut, dia juga bisa me-reboot mikrotik tersebut.
Hati-hati, jamgam sampai ada yang tahu passwordnya.
27. Buka
winbox lagi. Klik connect to – pilih MAC address – pilih yang terhubung ke wifi.
Untuk mengetahui mana yang terhubung ke wifi, kita dapat melihat MAC addressnya
dengan melihat adapter settingnya. Klik connect – tunggu hingga proses download
selesai, atau bisa diclose saja karena kalau dijalankan menggunakan routerboard
itu tidak pernah ada. Kemudian masukkan lisensinya dulu, klik license – import
key – buka folder penyimpanan, kemudian instal key nya – open – yes di reboot
dulu buka oracle VM virtualbox. Matikan dulu winbox, kemudian jalankan ulang,
klik connect lagi. System – license – sudah terlisensi jadi bisa digunakan
selamanya.
Bab
II
Konfigurasi
IP dan Interface di Mikrotik
1. Mengatur
IP untuk 3 ether. Ether 1 untuk modem, ether 2 untuk access point, dan ether 3
untuk switch (LAN) seperti jaringan warnet.
2. Ganti
IP untuk terhubung ke modem sama seperti IP modem. IP modem 192.168.0.1,
silahkan ganti angka 1 yang ada di paling belakang IP modem tersebut dengan
angka terserah sampai 254, hanya IP yang paling belakang yang diganti.
3. Konfigurasi
IP sederhana, klik File – preferences – network – virtualbox only host ethernet adapter – setting dulu – DHCP
dinonaktifkan dengan cara enable servernya jangan dicentang untuk menonaktifkan
mikrotiknya. OK
4. Klik
kanan ikon wifi yang ada di bawah, pilih open network and sharing center –
change adapter setting – pastikan 3 ether itu tidak ada IP addressnya dengan
cara klik kana masing-masing ether – pilih properties – pilih obtain an IP
address automatically - OK. Pastikan access pointnya dilepas dengan cara klik
run – netsh wlan stop hosted network - OK
5. Klik
start, tutup saja tampilan mikrotik karena kita akan menggunakan winbox. Buka
winbox – connect to – pastikan sudah muncul MAC address, kalau belum muncul
pastikan kalau menggunakan ESET anti virus, pastikan temporary disable firewall
–time interval - until next restart - OK
– connect – OK .
6. New
terminal - interface print – enter
7. Ada
3 ether, untuk memudahkan ganti nama ether 1 dengan modem, ether 2 dengan
access point, dan ether 3 dengan switch. Cara mengganti nama ether adalah
dengan mengetik interface set name-Modem ether 1 kemudian enter.
8. Kemudian
interface print lagi untuk melihat apakah namanya sudah terganti atau belum.
9. interface
set name-APoint ether 2 kemudian enter.
10. Kemudian
interface print lagi untuk melihat apakah namanya sudah terganti atau belum.
11. interface
set name-ASwitch ether 3 kemudian enter.
12. Kemudian
interface print lagi untuk melihat apakah namanya sudah terganti atau belum.
Gunakan panah atas atau bawah untuk mengulang perintah yang sudah pernah
dilakukan.
13. Untuk
mengganti nama bisa menggunakan interface, kemudian double click nama yang akan
diganti, masukkan nama yang diinginkan.
14. Setting IP, ketik cls kalau tidak mau ketik
clear kalau tidak mau juga tekan ctrl + L untuk membersihkan layer. Tutup
halaman interface
15. Setting
IP, ketik interface print maka akan terlihat 3 ether yang sudah terganti
namanya, kemudian ketik IP address add interface modem address 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0 . untuk
melihat IP addressnya benar atau tidak, ketik IP address print . apabila
terjadi kesalahan ketika memasukkan IP address, kita dapat meremove dengan cara
mengetik IP address remove number 0, kemudian enter. Untuk melihat ketik IP
address print, enter. Ketik interface print untuk melihat berapa yang sudah
terinput IP address.
16. kemudian
ketik IP address add interface modem address
192.168.1.1 netmask 255.255.255.0. untuk melihat IP addressnya benar
atau tidak, ketik IP address print .
17. kemudian
ketik IP address add interface modem address
192.168.1.1 netmask 255.255.255.0. apabila tidak mau mengetikkan
netmask, bisa menggunakan /24 itu sama saja. Untuk melihat IP addressnya benar atau tidak, ketik
IP address print . itu tadi cara konfigurasi IP menggunakan terminal.
18. Untuk
konfigurasi menggunakan IP, klik IP – address – klik + untuk menambah IP
address – ketik IP addressnya – interface - pilih modem atau apa sesuai dengan
IP addressnya – OK.
Bab
III
Konfigurasi
DHCP Server
1. Untuk
setting DHCP server, terlebih dahulu tentukan mana yang akan diberi IP secara
otomatis . biasanya dua-duanya akan diberikan IP address secara otomatis, baik
yang menggunakan laptop atau komputer. Kalau menggunakan kabel, PC akan
dicolokkan kabelnya ke switch dan akan mendapatkan IP address secara otomatis.
2. Untuk
pertama menggunakan tampilan grafis terlebih dahulu. Klik IP – DHCP server –
kemudian pilih DHCP setup – DHCP server interface- tentukan mana yang akan
diberikan akses DHCP bisa Apoint atau switch, tetapi jangan modem karena modem
yang akan terhubung ke internet, pilih saja Apoint kemudian next – masukkan
angka di paling terakhir IP addressnya lebih dari 24 – next . kemudian Gateway
for DHCP network angkanya dibiarkan saja default seperti itu – next . kemudian
IP to Give Out kita batasi misalnya hanya 10 orang saja atau 254 orang tetap bisa terhubung, kemudian
next. DNS server boleh diberikan boleh juga tidak, atau bisa juga diberikan 8.8.8.8
seperti yang ada di google karena DNS juga bisa mempengaruhi kecepatan koneksi
internet, kemudian next. Lasse time terserah kita akan menyewa berapa lama.
Ketika sudah melewati waktu sewa, maka komputer akan minta IP lagi. Kita
masukkan 1d kemudian Next – OK.
3. Kita
lihat apakah sudah berhasil. Klik kanan ikon wifi – open network and sharing
center – change adapter setting -
wireless network connection 2 – disable – kemudian enable. Untuk melihat Ipnya
menggunakan DOS. Klik run – CMD – ipconfig/all kemudian tekan enter. Ternyata wireless
network connection belum mendapatkan IP address. Coba kita gunakan switch.
4. Klik
IP- DHCP server – DHCP setup – DHCP server interface - Pilih switch kemudian
next –DHCP address space – next . kemudian Gateway for DHCP network angkanya
dibiarkan saja default seperti itu – next . kemudian IP to Give Out - next. DNS
server biarkan default – next Lasse time
1d Kemudian Next – OK. Virtual host only network – disable – kemudian enable. Kemudian
allow sharing. Untuk melihat IPnya menggunakan DOS. Klik run – CMD –
ipconfig/all kemudian tekan enter.
Ternyata sudah mendapatkan IP address .
5. Langkah
selanjutnya agar switch dan Apoint bisa
terhubung ke internet terhubung ke internet adalah memberikan default gateway dan
kita nothing atau NAT supaya bisa terhubung ke modem. Caranya adalah klik IP –
DNS – server – masukkan IP dari modem . kemudian firewallnya perlu di NAT
dengan cara klik IP – firewall – NAT -
klik tanda tambah – chain – mcnat – out interface – modem – action – masquerade
– OK.
6. IP
root gateway. IP – routes – klik tanda tambah – gateway – masukkan IP dari
modem – OK .
Bab IV
Setting IP Hotspot (Hotspot Login)
1.
Buka ipconfig address
2.
Membuka
DNS dengan langkah IP lalu klik DNS dan yang ada di video adalah DNS pada modem
3.
Tambahkan
gateway pada modem yang dimiliki
4.
Tambahkan
firewall dengan cara IP lalu firewall terus NAT, lalu pilih cut interface pada
modem yang digunakan kemudian masuk ke Action
5.
Kemudian
masuk ke DHCP Server, lalu cek apakah sudah ada access point dan swith, kalu
sudah ada kita lanjut ke tahap selanjutnya
6.
Firewall
yang mengarahkan semua IP dan akses internet berada
7.
Lalu
klik IP kemudian hotspot lalu ke Hotspot Setup, lalu ada Hotspot Interface klik
yang access point lalu next muncul IP LAN, kemudian next akan muncul Address
Pool of Network dan langsung ada karena otomatis, kemudian Select Sertificat
langsung next, IP Address of SMPT Server tidak usah diganti, next akan muncul
DNS Server, next DNS Name diisi terserah kita, lalu mengisi username dan
password hotspot yang akan kita buat, klik OK akan langsung muncul hotspot yang
kita buat.
Uji Coba Hotspot
Login
1.
Pertama clientnya menggunakan LAN, kemudian
cut Windows Sapi yang telah didownload dan diekstrak pindah ke folder mikrotik
2.
Kemudian
kita membuat VM baru dengan klik New lalu next dan kasih nama lalu next dan
memory itu kapasitasnya default jadi boleh ditambah boleh tidak, kemudian next
pilih Use existing hard disk, kemudian kita browse dan pilih file Windows Sapi,
lalu next dan Create
3.
Lalu
kita Settings terlebih dahulu, karena kalu kita menggunakan default seluruh
jaringan akan NAT, jadi NAT dirubah ke Host-only Adapter, lalu OK dan langsung
siap dijalankan klik Start
4.
Dipastikan
firewall dimatikan dan juga kalu bisa avira, jaringan jika masih tanda seru dan
IP nya tidak ada baru kita jalankan dengan mengklik Start, jika sudah dapat IP
kita langsung Repair
5.
Di
mikrotik kita memiliki 3 IP yaitu 0.2, 1.1, dan 0.1 kemudian kita coba ketik IP
192.168.1.1 dan 0.2
6.
Kemudian
jalankan Winbox, langsung mengconectkan dan bisa jalan. Lalu pilih
IP-hotspot-Hotspot Set Up-Switch-kemudian next dan next terus saja tidak
masalah. Kemudian kita ketik 192.168.2.1 dan akan muncul login dan password
7.
Terima
kasih.

